Me, My life, My Everything

Me, My life, My Everything
An industrial engineer!
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

Microsoft Visio 2002

 Pengenalan Microsoft Visio 2002
Microsoft Visio 2002 merupakan sistem program aplikasi komputer untuk membantu mendesain diagram seperti flowchart, gantt chart, data flow, peta situs web, jaringan dan sebagainya, dan juga dapat membantu pembuatan gambar teknik seperti desain office, floor plan, desain elektrik dan lain sebagainya.
Di bawah ini adalah elemen-elemen yang dipunyai jendela Microsoft 2002 untuk mempermudah desain gambar:
1) Halaman gambar adalah area di mana Anda dapat mendesain gambar baru dan mengedit gambar yang pernah Anda buat.
2) Stencil adalah sekumpulan master shape di mana Anda dapat mendrag ke dalam halaman gambar.
3) Master shape adalah sebuah shape di dalam stencil. Anda dapat mendrag sebuah master shape ke halaman gambar.
4) Shape adalah suatu bangun yang terdiri dari sebuah garis/lengkung atau sekumpulan garis/lengkung atau kumpulan bentuk yang digrup. Anda dapat membuat shape sendiri dengan bantuan tombol-tombol pada toolbar.

 File-File Microsoft Visio
Gambar-gambar yang telah dibuat dengan Microsoft Visio 2002, dapat disimpan dengan berbagai jenis, sesuai dengan kebutuhan. File-file Microsoft Visio terdiri dari 4 golongan yang berdasarkan pada jenis dan kegunaannya, yaitu:
1) File Template, merupakan file Visio yang berisi satu atau lebih stencil dengan bentuk, style, setting yang dapat digunakan untuk merancang gambar tertentu. File Template ini berekstensi .VST.
2) File Stencil, merupakan file Visio yang berisi bentuk atau shape tertentu yang dapat digunakan dengan cara drag master shape ke halaman gambar. File Stencil ini secar otomatis akan terbuka saat Anda membuka halaman gambar baru berdasarkan template tertentu. Selain itu, Anda juga dapat membuka file Stencil secara tersendiri tanpa membuka templatenya. File Stencil ini berekstensi VSS.
3) File Drawing, merupakan file Visio yang berisi halaman gambar berikut shape-shape yang ada padanya (padanya telah Anda buat/desain). File Drawing ini berekstensi .VSD.
4) File Workspace, merupakan file Visio yang berisi pengaturan, peletakan serta isi file yang terbuka saat ini (halaman gambar sekaligus dengan stencil yang ada saat Anda menyimpan file tersebut). Anda dapat menyimpan file workspace ini dalam file drawing atau dalam file workspace tersendiri. File Workspace ini berekstensi VSW.

 Kategori Tipe Gambar
Microsoft Visio 2002 menyediakan berbagai tipe gambar yang bisa digunakan menurut kebutuhan. Berikut adalah kategori gambar dalam visio yang bisa digunakan:
1) Block Diagram
Block diagram digunakan untuk membuat desain-desain yang menggunakan bentuk-bentuk tertentu. Block diagram mempunyai template, yaitu:
1. Basic Diagram
2. Block Diagram
3. Block Diagram with Perspective


2) Building Plan
Jika seseorang ingin mendesain suatu bangunan atau ruangan, Microsoft Visio 2002 menyediakan template Building Plan untuk membantu mendesainnya. Building Plan mempunyai template:
1. Electrical and Telecom Drawings
2. Floor Paln
3. Home Plan
4. Plant Layouts
5. Plumbing and Piping Plans
6. Site Plans
7. Space Plans

3) Database
Desain database sangat dibutuhkan oleh programmer sebelum mereka membuat progarm. Untuk membantu pekerjaan programmer Visio 2002 menyediakan tipe gambar Database. Database mempunyai template:
1. Database Model Diagram
2. Express-G Diagram
3. ORM Diagram


4) Electrical Engineering
Untuk desain diagram basic electrical (skema, online, dan wiring diagrams), sistem elektrik (pembagian daya listrik), diagram circuit and logic (IC) dan diagram sistem control industri (diagram logic untuk sistem control).


5) Flowchart
Flowchart merupakan alur proses dalam program. Programmer atau sistem analisis akan membuat flowchart terlebih dahulu sebelum membuat program. Flowchart digunakan untuk menghindari kesalahan, keruwetan sekaligus koreksi program.

Flowchart mempunyai template:
1. Audit Diagram
2. Basic Flowchart
3. Cause and Effect Diagram
4. Cross-Functional Flowchart
5. Data Flow Diagram
6. IDEFO Diagram
7. Work Flow Diagram


6) Form and Charts
Untuk membuat form dan gambar grafik. Visio 2002 menyediakan tipe gambar Form and Chart untuk membuatnya.
Template-template yang dimiliki oleh form and charts adalah sebagai berikut:
1. Charts and Graphs
2. Form Design
3. Marketing Diagrams

7) Map
Selain untuk membuat form dan gambar grafik. Visio 2002 menyediakan juga tipe gambar Map untuk membuat peta secar cepat. Template-template yang dimiliki tipe gambar Map di antaranya:
1. Directional Maps
2. Directional Map 3-D


8) Mechanical Engineering

Tipe gambar ini digunakan untuk keperluan pendesainan mesin. Mechanical Engineering mempunyai template sebagai berikut:
1. Fluid Power Drawing
2. Part nad Assembling Drawing


9) Network
Untuk mendesain jaringan komputer. Microsoft Visio 2002 menyediakan tipe gambar Network untuk membantu pembuatan gambar. Network mempunyai template:
1. Directory Service Diagram
2. Logical Network Diagram
3. Network Diagram


10) Organization Chart
Untuk mendesain struktur organisasi, fungsi, aktivitas organisasi, dan lainnya.


11) Process Engineering
Untuk mendesain piping and instumentation diagrams dan process flow diagrams

.
12) Project Schedule
Tipe gambar ini digunakan untuk mendesain penjadwalan proyek. Project Schedule mempunyai template-template sebagai berikut:
1. Calendars
2. Gantt Charts
3. PERT Charts
4. Timeline

13) Software
Tipe gambar software disediakan oleh Microsoft Visio 2002 untuk memudahkan Anda menggambarkan alur suatu program. Tipe gambar software mempunyai template-template sebagai berikut:
1. COM and OLE Diagrams
2. Data Flow Model Diagrams
3. Window User Interface Diagrams


14) Web Diagram
Tipe gambar web ini digunakan untuk mendesain pemetaan situs web. Template-template yang dimiliki tipe gambar Web Diagrams di antaranya:
1. Conceptual Web Site Diagram
2. Web Site Map

 Mengelola Shape
Dalam merancang gambar menggunakan Visio, Anda hanya perlu mendrag master shape dari stencil-stencil yang sudah ada atau mendesain sendiri master shapenya.

Dalam mendesain master shape, Anda akan menemukan join shape, combine shape, trim shape, dan sebagainya.
1) Shape 1-D (Satu Dimensi)
Shape ini hanya berdimensi satu artinya ada ujung dan akhir titik seperti garis lurus, garis lengkung, garis berkelok-kelok dan sebagainya. Dalam Visio Anda dapat mengubah bentuk garis lurus menjadi kurva.
2) Shape 2-D (Dua Dimensi)
Shape dua dimensi ini digunakan untuk menggambarkan dua dimensi. Anda tinggal mendrag dari suatu endpoint ke endpoint berikutnya dengan Pencil Tool. Shape dua dimensi mempunyai sifat seperti bangun segiempat. Dengan drag selection handle Anda dapat mengatur ukuran shape.

Bekerja Dengan Shape
Shape-shape dapat diatur atau diedit dengan menggunakan handle-handle yang menyertainya. Shape mempunyai macam-macam handle yang dapat didrag untuk memodifikasi tampilan shape, posisi atau yang lain. Sebagai contoh Anda dapat menggunakan handle untuk melekatkan satu shape ke shape yang lain, memindahkan text shape atau mengubah lengkungan kurva.
1) Connection Points
Beberapa shape mempunyai connection points x . *, di mana Anda dapat menempelkan endpoint dari suatu garis seperti penghubung shape.
2) Control Handle
Beberapa shape mempunyai control handle untuk ◊ memodifikasi shape. Masing-masing control handle mempunyai fungsi yang unik. Dengan contol handle Anda bisa mengatur bentuk anak panah atau mengatur sudut-sudur suatu shape.
3) Control Points
Control point ◦ muncul pada garis, busur atau lengkung bebas ketika shape-shape itu digambar dengan Pencil Tool. Drag control point untuk mengubah lengkungan atua simetri dari suatu shape. Titik Vertex tampil dengan bentuk diamond hijau dan control point tampil berbentuk lingkaran hijau di antara titik Vertex.
4) Eccentricity Handle
Eccentricity handle adalah lingkaran yang muncul pada akhir setiap titik garis busur dimana busur tersebut dibuat dengan Pencil Tool. Drag eccentricity handle ini untuk mengatur sudut dan jarak busur ellips. Eccentricity handle muncul sebagai lingkaran pada titik-titik akhir garis bantu.
5) Padlock
Padlock muncul di setiap sudut handle yang menunjukkan bahwa shape tersebut dikunci untuk menghindari perubahan yang mungkin dilakukan. Padlock selalu muncul ketika shape yang dikunci akan diubah.
6) Rotation Handle
Rotation handle muncul ketika sebuah shape diseleksi dengan rotation tool. Dengan rotation handle Anad bisa mendragnya utuk memutar shape ke arah yang Anda kehendaki. Pada pusat rotasi muncul pin dimana Anda bisa memindahnya guna mengubah pusat rotasi.
7) Selection Handle
Selection handles muncul ketika sebuah shape diseleksi dengan menggunakan Pointer Tool. Untuk mengatur ukuran shape, drag selection handle sesuai yang dikehendaki.
8) Endpoint Handle
Shape 1-D mempunyai endpoint (B), salah satunya berfungsi sebagai begin point (A). shape 2-D juga mempunyai endpoint dan beginpoint di samping selection handle (C).
9) Vertices
Titik vertek muncul jika Anda menyeleksi shape menggunakan Pencil Tool, Line Tool, Arc Tool atau Freeform Tool. Drag titik vertex untuk mengubah bentuk shape dan tambahkan atau hapus titik vertek untuk mengubah segment garis sebuah shape.

Operasi Dengan Shape
Untuk lebih mengoptimalkan shape-shape yang ada menjadi bentuk sesuai dengan kebutuhan. Shape dapat digabung, dipotong dan lainnya.
1) Menggabungkan Shape Dengan Union
Penggabungan shape dengan union akan membentuk suatu shape baru, juga warna baru dengan dominasi warna dari shape uang pertama.
Untuk menggabungkan shape dengan perintah Union, ikuti langkah berikut:
1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan.
2. Klik menu Shape, Operation, Union.


2) Memotong Shape Dengan Fragment
Shape yang dipotong dengan fragment akan menjadi shape-shape baru. Ikuti langkah berikut ini untuk memotong shape fragment:
1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan.
 2. Klik menu Shape, Operation, Fragment.

3) Menggabungkan Shape Dengan Combine
Menggabungkan shape dengan perintah combine akan menghasilkan bentuk baru dengan warna dominasi warna shape pertama. Irisan dua shape akan memotong bentuk baru.
Untuk menggabungkan shape dengan combine, ikutilangkah berikut ini:
1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan.
2. Klik menu Shape, Operation, Combine.


4) Memotong Shape Dengan Substract
Shape yang dipotong dengan perintah substract akan menghasilkan satu shape pertama yang dipotong oleh shape yang kedua.
Untuk menghasilkan shape hasil dari substract, ikuti langkah berikut ini:
1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan.
2. Klik menu shape, Operation, Substract.


5) Menggabungkan Shape Dengan Join
Dengan perintah join, dua buah shape yang digabungkan menjadi satu bagian. Untuk menghasilkan shape hasil dari join, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih shape-shape yang akan digabungkan.
2. Klik menu Shape, Operation, Join. Shape menjadi satu kesatuan.
3. Shape yang bergabung hanya outlinenya saja. Hasil irisan join akan dipotong.


6) Memotong Shape Dengan Trim
Dengan perintah trim, irisan shape akan menjadi potongan-potongan yang terpisah. Untuk menghasilkan shape hasil dan trim, ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih shape-shape yang akan dipotong.
2. Klik menu Shape, Operation, Trim. Shape menjadi potongan-potongan.


Senin, 09 April 2012

AutoCAD

AutoCAD
Pengenalan AutoCAD
AutoCAD adalah salah satu program desain gambar dengan bantuan komputer yang cukup canggih. Secara perlahan namun pasti AutoCAD mengalami otomatisasi gambar, menggantikan fungsi manual yang selama ini mendominasi pekerjaan di segala bidang. Kompatibilitasnya yang tinggi memungkinkan gambar – gambar AutoCAD dapat diterima oleh sebagian besar program menggambar lain dan dapat dicetak dengan menggunakan hampir semua alat pencetakan. AutoCAD memiliki fasilitas yang cukup komplit untuk membuat gambar – gambar dua dimensi dan tiga dimensi.

Beberapa alasan menggunakan AutoCAD dari pada cara manual untuk menghasilkan gambar:
1) Akurasi
Dengan tingkat presisi hingga 13 digit, AutoCAD memiliki tingkat akurasi jauh lebih sempurna dan terjamin dibanding dengan menggambar manual. Dalam gambar manual, akurasi gambar sangat ditentukan oleh ketelitian mata dan kecermatan tangan yang sangat memungkinkan terjadinya kesalahan.
2) Kepraktisan, Kemudahan, dan Kecepatan
Fasilitas penggambaran dan pengeditan yang semakin sempurna menjadikan AutoCAD mampu menghasilkan jauh lebih cepat dibandingkan cara manual. Perintah Copy, Array, Block, dan sebagainya memungkinkan kita membuat dan mengedit gambar secara masal dan waktu cepat.
3) Kebersihan dan Kerapian
Dengan perintah pengeditan yang dimiliki AutoCAD, memungkinkan kita untuk merevisi dan memeriksa hasil gambar sebelum benar – benar dicetak, sehingga dihasilkan gambar yang bersih dan sempurna tanpa bekas bekas pengeditan, penghapusan dan keringat atau kertas lecek seperti yang didapatkan pada gambar manual.
4) Ruang Kerja Tak Terbatas
AutoCAD memiliki ruang kerja tak terbatas. Koordinat tertinggi yang dapat dimasukkan adalah 1099. Sehingga kita dapat membuat gambar sebesar dan sebanyak apapun dalam ruang yang sama. Kita dapat mencetaknya bagian per bagian atau sekaligus dengan skala yang tepat.
5) Fleksibilitas Skala
AutoCAD memungkinkan satu gambar dicetak berkali – kali dengan skala yang berbeda – beda tanpa harus membuat ulang gambar tersebut. Hal yang tidak dapat dilakukan pada gambar manual. Dengan pengaturan skala yang tepat saat mencetak, kita juga dapat bebas memilih satuan yang digunakan dalam gambar, apakah mm, cm, meter, km, inci, dan sebagainya.
6) Dokumentasi
Dengan sistem penyimpanan file, hasil gambar akan tersimpan secara permanen. Kita dapat dengan mudah dan cepat duplikasinya dan merevisinya kelak bila ada perubahan desain tanpa harus membuat gambar dari awal lagi. Dengan media penyimpan floppy disk atau CD kita dapat membawa – bawa gambar dengan mudah dan di edit dimana saja.

Perkembangan AutoCAD
Program CAD pertama kali muncul dengan nama MicroCAD pada tahun 1982 di bawah sistem informasi CP/M pada komputer intel 8080. Seiring dengan perkembangannya, muncul program AutoCAD yang dikeluarkan oleh Autodesk yang dapat bekerja di bawah sistem operasi DOS dan Windows dimulai dari versi 10, 11, 12, 13 dan 14. Program yang dipakai oleh berjuta- juta orang itu kemudian diperbaharui dengan hanya memakai sistem operasi Windows karena lebih mudah dan dapat pula bekerja sama dengan program- program berbasis Windows lainnya, sehingga dewasa ini program AutoCAD tidak lagi tersedia untuk performa DOS. Ini terwujud dalam versi 2000,2002 sampai 2004 dan 2006.
Tampilan pada program AutoCAD:
1) Title bar dan Menu bar
Title bar merupakan baris judul yang menginformasikan nama file yang aktif sedangkan menu bar merupakan kelompok- kelompok perintah yang ada bila diklik akan menampilkan sub- sub menu untuk disorot atau diklik lebih lanjut.
2) Toolbar
Tollbar merupakan ikon perintah untuk mengakses berbagai perintah selain melalui Menubar.
3) Command Window
Adalah suatu ruangan untuk mengetikkan perintah yang sering disebut juga dengan Command line. Pada kondisi default, Command Window ini berada di bawah Drawing area atau di bagian bawah monitor.
4) AutoCAD Text Window.
Merupakan suatu kotak untuk menunjukkan beberapa Command line yang dapat dibesar kecilkan secara horisontal atau vertikal.
5) Drawing Area
Merupakan lembar kerja dimana segala objek gambar atau teks diletakkan. Luas drawing area tak terbatas walapun tampilan gambar dibatasi oleh skala dan monitor.
6) Properties Window
Merupakan suatu kotak yang menginformasikan segala properties (misalnya ketebalan garis, warna dan lain- lain ) dari objek tertentu.
7) Setting AutoCAD
Untuk dapat memaksimalkan penggunaan AutoCAD, Anda dapat mengaturnya sesuai dengan kebutuhan melalui kotak dialog Options.
8) Crosshair
Merupakan salah satu tipe kursor yang berupa dua garis bersilangan yang berfungsi untuk menentukan titik potong koordinat.
9) Menu shortcut
Merupakan suatu kumpulan beberapa sub perintah dalam bentuk suatu kotak pulldown.
10) Status bar
Merupakan sebaris tab yang menginformasikan tentang aktif atau tidaknya mode- mode penggambaran misalnya Ortho, LWT, Polar dan lain- lain.
11) Keyboard
Suatu perangkat keras yang terdiri dari berbagai macam tombol misalnya Enter, F2 dsb yang berguna untuk berbagai macam keperluan seperti mengetikkan perintah, mengakses perintah dll.

Tombol Fungsi Dalam AutoCAD
Selain perintah-perintah baku yang diakses dari baris perintah, AutoCad juga menyediakan beberapa perintah yang bisa diakses dari tombol fungsi, yaitu:
Tombol fungsi dalam AutoCAD
F1 Menampilkan Help (penjelasan) atas perintah yang sedang berjalan.Pada AutoCAD for DOS, tombol Fl untuk memasuki layar teks/Iayer grafis. Perintah dari prompt Command: HELP
F2 Memasuki layar teks/layar grafis. Pada AutoCAD for DOS, tombol fungsi ini tidak tersedia. Perintah dari prompt Command: TEXTSCR/GRAPHSCR.
F5 Memindahkan sumbu isometrik aktif, yaitu berturut-turut Left, Top Right. Tombol ini hanya berfungsi bila Anda sedang menggunakan sumbu Isometrik. Perintah dari prompt Command: ISOPLANE.
F6 Menghidupkan/mematikan koordinat pada baris status. Perintah dari prompt Command: COORDS.
F7 Menghidupkan/mematikan Grid di layar. Perintah dari prompt Command: GRID ON/OFF.
F8 Menghidupkan/mematikan Ortho. Perintah dari prompt Command: ORTHO.
F9 Menghidupkan/mematikan Snap. Perintah dari prompt Command: SNAP ON/OFF.
F10 Menghidupkan/mematikan menu Tablet. Perintah dari prompt Command: TABLET ON/OFF.


Penggunaan Shortcut Pada AutoCAD
 Penggunaan shortcut pada AutoCAD
Shortcut Perintah Ekuivalen
Ctrl+A Group on/off
Ctrl+B Snap On/Off
Ctrl+C Copy to Clipboard
Ctr]+D Coords On/Off
Ctrl+E Isoplane Top/Right/Left
Ctrl+F Ddosnap
Ctrl+G Grid On/Off
Ctr]+J
Ctrl+K Pickadd On/off
Ctrl+L Ortho On/Off
Ctrl+M

Ctr]+N New
Ctrl+O Open
Ctr]+P Print
Ctrl+Q Echo On/Off (Textscreen to printer On/Off)
Ctrl+R Activate next viewport
Ctr]+S Qsave
Ctrl+T Tablet On/Off
Ctrl+V Paste from Clipboard
Ctr]+X Cut to Clipboard
Ctrl+Y Redo
Ctrl+Z Undo

Perintah- perintah pada AutoCAD
ABOUT = Memperlihatkan informasi tentang AutoCAD
 ALIGN = Memutar dan merotasi obyek dengan orientasi tertentu
 APERTURE =Mengontrol ukuran kotak target Object SnapControls
 ARC = Membuat busur
 AREA = Menghitung luas dan keliling bidang
 ARRAY = Menyalin obyek secara massal dengan susunan teratur
 AUDIT = Mengevaluasi integritas gambar
 BACKGROUND = Menetapkan latar belakang layar
 BHATCH = Mengarsir bidang tertutup dengan pola tertentu
 BLIPMODE = Mematikan/menghidupkan blip
 BLOCK = Mendefinisikan blok pada obyek
 BOX = Membuat gambar 3 dimensi berbentuk balok atau kubus
 BREAK = Menghapus sebagian obyek atau memisahkan satu obyek menjadi dua
 CHAMFER = Membuat kemiringan pada dua garis lurus yang dihubungkan
 CHANGE  = Mengubah koordinat dan properti obyek yang dipilih
 CHPROP = Mengubah properti obyek yang dipilih
 CIRCLE = Membuat lingkaran
 COLOR = Mengaktifkan warna untuk obyek baru
 CONE = Membuat gambar 3 dimensi berbentuk kerucut
 COPY = Menyalin obyek
 COPYCLIP = Menyalin obyek ke dalam clipboard
 CUTCLIP = Menyalin obyek ke dalam clipboard dan menghapus obyek tersebut dari gambar
 CYLINDER = Membuat gambar 3 dimensi berbentuk tabung
 DBLIST = Menampilkan informasi lengkap dari setiap obyek yang ada dalam gambar
 DDCHPROP = Mengubah properti obyek melalui kotak dialog
 DDCOLOR = Mengaktifkan warna tertentu untuk obyek baru melalui kotak dialog
 DDEDIT = Mengedit teks dan atribut
 DDGRIPS = Menghidupkan grip dan mengatur warnanya
 DDIM = Membuat dan memodifikasi style dimensi
 DDINSERT = Menyisipkan blok atau file DWG ke dalam gambar
 DDMODIFY  = Mengontrol properti dan karakteristik obyek
 DDPTYPE = Menentukan model dan ukuran titik
 DDRENAME = Mengganti nama obyek
 DDRMODES = Mengatur fasilitas bantu gambar
 DDSELECT = Mengatur modus pemilihan obyek
 DDUCS = Mendefinisikan User Coordinate System
 DDUCSP = Memilih UCS akfif melalui kotak dialog
 DDUNITS = Mengontrol format koordinat dari sudut serta jumlah desimal
 DDVIEW = Menyimpan dan mengaktitkan view
 DIM = Mengakses perintah pendimensian
 DIMALIGNED = Melakukan pengukuran linier aligned
 DIMANGULAR = Melakukan pengukuran sudut
 DIMBASELINE = Melanjutkan pengukuran linier, sudut, ordinate dari titik pertama pengukuran sebelumnya
 DIMCENTER = Membuat tanda pusat atau garis pusat pada lingkaran atau busur
 DIMCONTINUE = Melanjutkan pengukuran linier, sudut, ordinate dari titik kedua pengukuran sebelumnya
 DIMDIAMETER = Melakukan pengukuran diamater untuk busur dan lingkaran
 DIMEDIT = Mengedit dimensi
 DIMLINEAR = Melakukan pengukuran linier
 DIMORDINATE = Metakukan pengukuran koordinat pada suatu titik
 DIMRADIUS = Melakukan pengukuran jari-jari pada lingkaran dan busur
 DIMSTYLE = Membuat dan mengedit style dimensi dari baris perintah
 DIMTEDIT = Memindahkan dan merotasi teks dimensi
 DIST = Menghitung jarak antara dua titik
 DIVIDE = Menandai obyek ke dalam beberapa segmen yang sama panjang
 DONUT = Membuat lingkaran padat
 DRAWORDER = Mengatur urutan obyek dan image di layar dan saat dicetak
 DSVIEWER = Melakukan pengaturan layar melalui jendela Aerial View
 DTEXT = Membuat beberapa baris teks secara dinamik
 DVIEW = Mengatur pandangan, mematikan atau menghidupkan pandangan panareal dan perspektif
 DXFOUT = Export gambar pertukaran dari file aktif
 ELLIPSE = Membuat elips terbuka maupun tertutup
 ERASE = Menghapus obyek
 EXPLODE = Memecah obyek gabungan ke dalam komponen-komponennya
 EXPORT = Menyimpan obyek dalam format lain
 EXTEND = Memperpanjang obyek sampai batas tertentu
 FILL = Mengontrol tampilan permukaan padat untuk obyek yang berisi
 FILLET = Menghubungkan dua obyek dengan busur berjari-jari tertentu
 GRID = Menghidupkan/mematikan titik-titik grid
 GROUP = Mendefinisikan grup pada sekumpulan obyek
 HATCH =  Mengarsir daerah tertutup tanpa melalui kotak dialog
 HATCHEDIT =  Mengedit arsir
 'ID = Memperlihatkan nilai koordinat pada titik tertentu
 IMAGE  = Menyisipkan gambar raster dalam berbagai format ke dalam gambar AutoCAD
 IMAGEADJUST  = Mengontrol intensitas, kontras dari gambar raster yang dipilih
 IMAGEATTACH = Memasukkan image baru dan definisinya
 IMAGECLIP = Membuat potongan pada image
 IMAGEFRAME = Menghidupkan/mematikan frame garnbar
 IMAGEQUALITY = Mengontrol kualitas gambar yang disisipkan
 IMPORT = Import file dalam berbagai format ke dalam gambar AutoCAD
 INSERT = Menyisipkan blok atau File DWG ke dalam gambar
 LAYER = Mendefinisikan dan mengontrol lapisan
 LEADER = Membuat keterangan dan anotasi dari suatu item gambar
 LENGTHEN =  Mengubah panjang garis atau busur
 LIMITS = Menetapkan batas kerja gambar
 LINE = Membuat garis lurus
 LINETYPE = Mengaktifkan, membuat dan memuat tipe garis
 LIST = Menampilkan informasi lengkap dari obyek yang dipilih
 LTSCALE =  Mengatur skala untuk tipe garis non-continuous
 MATCHPROP =  Menyalin properti dari suatu obyek ke obyek lainnya
 MEASURE = Mengukurobyek ke dalam beberapa segmen dengan ukuran yang ditentukan
 MENU = Memuat file menu
 MINSERT = Menyisipkan blok atau file ke dalam gambar secara massal
 MIRROR = Mencerminkan obyek
 MLEDIT  = Mengedit multiline
 MLINE = Membuat garis pararel atau multiline
 MLSTYLE =  Mendefinisikan style dari garis-garis pararel atau multiline
 MOVE = Memindahkan obyek dari satu tempat ke tempat lain
 MTEXT = Membuat teks paragraf
 MULTIPLE = Mengulang perintah secara terus menerus sampai ada pembatalan
 NEW = Membuka file baru
 OFFSET = Menyalin obyek secara pararel
 OOPS = Membatalkan penghapusan dengan ERASE
 OPEN = Membuka file yang telah disimpan
 ORTHO = Membatasi gerakan kursor pada arah horizontal dan vertikal
 OSNAP = Menjalankan Obyek Snap
 PAN = Menggeser layar
 PASTECLIP = Menyisipkan garnbar atau data dari clipboard ke dalarn gambar sekarang
 PEDIT = Mengedit polyline dan mesh polygon 3 dimensi
 PLINE = Membuat polyline 2 dimensi
 PLOT = Mencetak gambar ke dalam file, printer atau plotter
 POINT = Membuat titik
 POLYGON = Membuat polygon, segi banyak beraturan
 PREFERENCES = Mengatur semua konfigurasi sistem AutoCAD
 PREVIEW = Menampilkan preview gambar yang akan dicetak
 QSAVE = Menyimpan gambar dengan menggunakan nama yang sudah ada
 'QTEXT = Mengontrol tampilan teks atau atribut di layar atau saat dicetak
 QUIT = Mengakhiri AutoCAD
 RAY = Membuat garis semi tak terhingga
 RECOVER = Memperbaiki gambar yang rusak
 RECTANG  = Membuat polyline kotak
 REDO = Mengembalikan perintah yang telah dibatalkan oleh perintah U atau Undo
 REDRAW = Menggambar ulang layar data membersihkan layar dari blip pada viewport aktif
 REDRAWALL = Menggambar ulang layar untuk seluruh viewport
 REGENALL  = Meregenerasi gambar untuk semua viewpoint
 REGION = Menggabungkan sejumlah garis menjadi satu kesatuan
 RENAME = Mengganti nama obyek
 REPLAY = Memperlihatkan image berformat BMP, TGA atau TIFF
 ROTATE = Memutar obyek
 SAVE = Menyimpan gambar dengan nama baru
 SAVEAS = Menyimpan gambar dengan nama baru dan mengaktifkan file baru tersebut
 SCALE = Mengubah ukuran obyek ke arah X, Y dan Z
 SELECT = Melakukan pra-pemilihan terhadap sekumpulan obyek untuk diedit
 SHELL = Mengakses perintah-perintah DOS tanpa mengakhiri AutoCAD
 SKETCH = Membuat gambar sketsa dari sekumpulan segmen garis
 SNAP = Membatasi gerakan kursor dengan interval tertentu
 SPHERE = Membuat gambar 3 dimensi berbentuk bola
 SPLINE = Membuat kurva spline quadratik atau kubik
 SPLINEDIT = Mengedit obyek Spline
 STATUS = Memperlihatkan statistik gambar, modus dan lainnya
 STRETCH = Mengulur obyek
 STYLE = Mendefinisikan atau memodifikasi style teks
 TEXT = Membuat teks satu baris
 TEXTSCR = Memindahkan layar Anda dari layar grafis ke layar teks
 TOOLBAR = Menampilkan/menyembunyikan menu toolbar
 TORUS = Membuat gambar 3 dimensi berbentuk donat
 TRACE = Membuat garis padat
 TRIM = Memotong obyek berdasarkan batas-batas potong yang dipilih
 U = Membatalkan perintah terakhir
 UCS = Mengontrol User Coordinate System
 UCSICON = Mengontrol tampilan dan penempatan icon UCS
 UNDO = Membatalkan perintah sebelumnya
 UNION = Menggabungkan beberapa benda 3 dimensi menjadi 1 benda gambar
 UNITS = Mengatur format sudut dan koordinat serta jumlah desimal
 VIEW = Menyimpan dan mengaktifkan view
 VPOINT  = Mengatur arah pandangan untuk memvisualisasikan gambar 3 dimensi
 WBLOCK = Menyimpan blok ke dalam file DWG
 WEDGE = Membuat gambar 3 dimensi berbentuk baji
 XLINE = Membuat garis konstruksi tak terhingga
  XPLODE = Memecah obyek gabungan ke dalam komponen-komponen terpisah
 ZOOM = Mengubah besar layar pada viewport aktif